oleh

Polres Tabanan Amankan Terduga Pelaku Penyalahguna Narkoba Beserta Barang Bukti

TABANAN –¬† Rujukan Laporan Polisi Nomor : Lp-A /01/I/2020/Bali/Polres Tbn, tanggal 14 Januari 2020, tentang Penyalahguna Narkoba Jenis Shabu-shabu.

Seijin Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo, S.I.K., M.H., Senin 21 Januari 2020 pukul 11.30 wita, bertempat di lobi depan Polres Tabanan, Kasubbag Humas Iptu I Made Budiarta, SH., didampingi KBO Sat Narkoba Polres Tabanan, memberikan keterangan / Konferensi pers, terkait dengan keberhasilan Sat Narkoba Polres Tabanan mengungkap Kasus Penyalahguna Narkoba jenis Shabu dan menyita beberapa alat bukti pendukung.

Giat Konferensi Pers diliput rekan wartawan media cetak dan media online diantaranya :
Menindak lanjuti informasi yang didapat dari masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan Penyelidikan, Selasa tanggal 14 Januari 2020 pukul 16.15 Wita, anggota Sat Res Narkoba Polres Tabanan, disaksikan oleh Petugas / Prajuru lingkungan setempat, pemilik rumah, telah melakukan penggeledahan ruangan tertutup ( sebuah kamar tidur ) milik I Gd W A alias WAHYU di Banjar Dinas Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastic klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu, alat hisap shabu (bong) berisi 1 (satu) buah pipa kaca di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu.
Saat petugas menanyakan siapa pemilik barang tersebut, terduga I Gd W A alias WAHYU mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya.

Adapun barang bukti yang berhasil ditemukan / disita : Satu Paket Shabu 0,25 Gram Bruto / 0.14 Gram Netto, satu buah Handphone, satu buah Tas Hitam, satu buah alat hisap Shabu (Bong), satu buah Korek Gas, satu nuah Pipet Plastik yang ujungnya runcing.

Untuk Proses lebih lanjut, terduga pemilik barang I Gd W A alias WAHYU, beserta Barang bukti terkait dengan kepemilikan barang haram tersebut, dibawa ke Polres Tabanan untuk Proses penyidikan, saat ini kasusnya dalam proses Penyidikan Sat Narkoba Polres Tabanan dan juga dilakukan pengembangan.

Pasal yang disangkakan kepada terduga pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar rupiah.

Pada kesempatan tersebut, Kasubbag Humas juga mengimbau, mari kita bersama-sama menjaga situasi kondusif, mewaspadai peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, karena pengaruh Narkoba dapat merusak pola pikir, selamatkan generasi penerus bangsa, bila menemukan, mengetahui hal-hal yang mencurigakan mohon melaporkan kepada Polsi terdekat

Kegiatan berjalan aman tertib lancar, ( Polres Tabanan PROMOTER )

Komentar

News Feed