Beranda Berita Terbaru Polres Tabanan Ungkap Kasus Pencurian Dan Penipuan di Polsek Kediri

Polres Tabanan Ungkap Kasus Pencurian Dan Penipuan di Polsek Kediri

24
0
BERBAGI

TABANAN, buserkriminal.com – Bertempat di Polsek Kediri, Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumara Jaya, S.H. Atas Seijin Kapolres Tabanan didampingi Kasubbag Humas Polres Tabanan AKP I Gede Surya Kusuma, S.H., dan Kanit Reskrim AKP Gusti Nyoman Sudarsana, S.H.

Memberikan keterangan ( Press Release ) kepada rekan wartawan media Cetak dan media elektronik, terkait dengan kasus Penipuan dan Pencurian yang berhasil diungkap terduga pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek dan Polres Tabanan, press Release diliput rekan wartawan lokal dan Wartawan Online Nasional kurang lebih hadir 20 orang tandasnya.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumara Jaya, S.H. Yang disampaikan diantaranya tersebut
Sesuai dengan laporan yang diterima dari Masyarakat, selanjutnya unit Opsnal Reskrim Polsek Kediri yang dipimpin oleh AKP Gusti Nyoman Sudarsana, S.H., menindak lanjuti mengawali kegiatan dengan mendatangi dan melakukan giat olah TKP, mencari dan berusaha menemukan / mengumpulkan bukti – bukti yang terkait dengan kejadian.

Dari beberapa alat bukti yang berhasil didapat terus digali, dikembangkan, keterangan saksi di croos cek, sehingga terduga pelaku dapat disimpulkan imbuhnya.

Pada hari kamis, 3 Januari 2019 sekira pukul 22.30 wita, Korban sedang duduk – duduk dipinggir jalan bersama temannya, kemudian datang pelaku mengaku ban mobilnya pecah dan menanyakan Gojek, karena tidak ada Gojek, terduga minta tolong agar korban mengantar ke rumah temannya untuk ambil ban, dengan sepeda motor pelaku diantar ke sanggulan, minta diantar ke Banjar Jadi, kemudkan minta diantar ke desa Bongan, di Desa Bongan meminta agar korban berhenti dan menunggu sebentar, sepeda Motor Korban dibawa pelaku, lama menunggu terduga tidak ada kembali, kerana merasa ditipu kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri.

Mudus operandi berpura-pura ban mobilnya pecah, kemudian minta tolong agar diantar dengan sepeda motor kerumah temannya untuk mengambil ban, pada suatu tempat pelaku menyuruh korban turun untuk menunggu, selanjutnya Sepeda motor korban dibawa lari.

Barang bukti yang berhasil disita satu Unit Sepeda Motor Scoopy DK 6671 GAD, Saat ini terduga pelaku di tahan di rutan Polsek Kediri, menjalani Proses penyidikan, pasal yg dilanggar 378 KHUP dan atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Waktu Kejadian : 5 Januari 2019 diketahui pukul 17.00 wita, TKP di dua tempat yang berbeda di Banjar Badung dan di Banjar Dalem Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Korban an. I Nym Artana dan I Wayan Raun imbuhnya.

Terduga pelaku Mohamad Andre, laki, 24 tahun, Islam, Jawa, buruh, alamat Dusun Pringondani, Kec. Sumbar Jambe, Kab.
Jember – Jatim. Alamat tinggal di Banjar Badung, Desa Pejaten, Kediri Tabanan.

Selanjutnya hari Minggu, 6 Janurai 2019 korban menanyakan kepada Mohamad Andre ( karyawannya ), Mohamad Andre mengakui telah mengambil dan telah menjual ke pengepul rongsokan, kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan korban ke Polsek Kediri.

Modus Operandi Pelaku mengambil alat pencetak genteng ( matris) saat itu tidak terpasang pada mesin pencetak genteng, sehingga dapat dengan mudah diambil selanjutnya dibawa dengan sepeda motor dan menjual di pengepul rongsokan.

Barang bukti yang berhasil disita : 5 buah alat pencetak genteng Press mini ( matris ), 2 buah alat pencetak Press Kodok ( matris ), uang tunai Rp. 50.000., satu init SPM Honda Beat DK 2892 HT.

Untuk memudahkan proses penyidikan terduga pelaku di tahan di Rutan Polsek Kediri, kasusnya dalam proses Penyidikan, pasal yang dilanggar 362 KUHP yo pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara tandasnya,” andre.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.