oleh

Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana

TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap Mayat misterius yang ditemukan di Jalan Tajur Desa Cikubang Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin (27/01/2020) lalu.

Indentitas mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki laki bernama Yahya (48), warga Cisoka Kabupaten Tangerang yang berprofresi wiraswasta.

Berdasarkan penyelidikan Polisi, Yahya merupakan korban pembunuhan berencana, yang dilakukan seorang dukun warga Pameungpeuk Garut dengan dibantu 4 rekan lainnya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Siswo De Cuellar Tarigan S.I.K. menerangkan kronologis kejadian tersebut, pada Sabtu (25/01/2020) pukul 19.00 WIB, korban dan JNR serta AK (istri JNR), berangkat dari Tangerang menuju Pameungpeuk Garut dengan menggunakan mobil.

“Tujuannya melakukan ritual agar usaha lancar dan menemui pelaku AR (diduga dukun,red). Namun saat proses komunikasi mau ritual itu, AR tersinggung dengan perkataan korban,” sambungnya.

Pelaku menyuruh korban untuk pulang lagi ke Tangerang, kalau tak percaya. Namun korban tak pulang. Karena merasa sakit hati, pelaku berniat menghabisi korban dengan cara seolah-olah ritual.

“Dengan cara mencampurkan racun ikan ke dalam air mineral. Air mineral itu diminum korban, usai melewati proses ritual,” imbuhnya.

Korban terjatuh dan tidak berdaya, kemudian tersangka pura pura memberikan pertolongan dengan cara menekan bagian perut korban dengan tangan. Lalu pergi seolah-olah mencari bantuan padahal kabur.

Usai korban tewas, lanjut AKP Siswo, kedua pelaku menggasak barang barang berharga milik korban lalu menghubungi rekan rekannya untuk membuang mayat korban.

“Para pelaku memiliki peran berbeda. JNR berperan memasukan mayat korban ke dalam mobil di Pantai Sayang Heulang Garut, JNR juga menelepon HPD meminta bantuan untuk membuang mayat korban ke Taraju. Kemudian yang lainnya ikut melempar korban ke jurang, di lokasi temuan mayat,” beber AKP Tarigan.

Sedangkan pelaku AR, jelas Siswo, berperan memberikan minuman air putih dicampur dengan racun ikan. Jadi, seolah-olah sedang melakukan ritual.

AKP Tarigan mengatakan, bahwa para tersangka berhasil ditangkap diantaranya JNR (50) dan AK (27) keduanya merupakan warga Solear Kabupaten Tangerang. Lanjutnya, pelaku HPD (40) warga Mangunreja Kabupaten Tasik, HAP (56) warga Warung Peuteuy Kabupaten Tasik dan AR (38) warga Ciranjang Kabupaten Cianjur.

Dari tangan para pelaku, Polisi berhasil menyita Barang bukti berupa 1 hape Opo warna biru, 1 hape Evercross warna hitam, 1 tas selendang warna hitam, 1 hape Samsung warna hitam, 3 kunci, 1 baju koko, 1 jaket warna biru, blangkon, dupa, dan pisau.

“Kini para pelaku dalam penahanan pihak Polres Tasikmalaya. Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 Jo 338 dan atau Pasal 304 Jo. 306 dan atau Pasal 362 dan atau Pasal 181 Jo. Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana. Dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup,” tandas AKP Siswo.

@Redaksi

Komentar

News Feed