banner 728x250

Praktisi Misbakhul Munir, SH., MH; Bermedsos dengan Cerdas dan Berakhlak Di Masa Pandemi

  • Bagikan

PANDEGLANG – Pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, serta kontrol sosial yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan kepada khalayak, dan di masa Pandemi menyebarluaskan gagasan dan informasi harus Cerdas.

“Bermedia di masa Pandemi haruslah cerdas juga berakhlak serta harus bisa memilah dan memilih berita untuk disebarluaskan kepada publik agar menjadi unsur penting sehingga dapat menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis,” terang Praktisi Misbakhul Munir, SH., MH, yang juga merupakan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum AM Munir & Rekan kepada wartawan, melontarkan statementnya.

Misbakhul Munir mengatakan, kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945 harus mencerdaskan kehidupan, dan berakhlak sehingga mendorong keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.

“Memperoleh informasi, merupakan hak asasi manusia yang sangat hakiki, yang diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejateraan umum, melalui pers sebagai wahana komunikasi massa, penyebar
informasi, dan pembentuk opini harus dapat melaksanakan asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya dengan sebaik-baiknya,” ucap Praktisi Misbakhul Munir, SH., MH dalam nasihatnya.

Lebih lanjut Praktisi tersebut menambahkan, pers berperan ikut menjaga ketertiban dan kondusifitas masyarakat sehing dapat menciptakan perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Masa pandemi adalah masa yang sulit, dimana masyarakat harus melalui bersama, ditambah lagi dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus
Disease 2Ol9 Di Wilayah Jawa dan Bali, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2O2l tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan,” tutur Misbakhul Munir, SH., MH yang biasa disapa Agus Munir.

Ia juga berharap awak media bersinergi menjaga kondusipitas masyarakat terkait publikasi berita di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 .

“Awak media wajib jaga Kondusifitas masyarakat terkait penayangan berita dimasa pandemi, dan terkait aktifitas masyarakat di masa Pandemi haruslah menjadi penyerdas,” harap Pembina Pkps itu.

Selain itu, Pembina Pkps menegaskan bahwa pandemi adalah masa yang sulit yang harus dilalui bersama baik Pemerintah Pusat maupun Daerah serta Masyarakat, dan peran media sangat dibutuhkan atas berita positif dan menu berita yang membuat masyarakat nyaman.

“Terkait adanya berita-berita yang tayang dengan adanya suatu kegiatan mendesak dan sejenisnya di masa pandemi kita harus lihat apakah daerah tersebut ada di zona merah, apakah protokol kesehatan tidak diterapkan dan lain lain, menurut saya selama itu semua diterapkan jangan dibuat berita negatif dan konflik yang menyebabkan perbedaan pendapat dan kesalah pahaman,” ujar Penasehat Hukum beberapa media tersebut dengan tegas menyampaikan di Kantornya Bumi Serpong Damai Serang Banten.

Dia berpesan Pers selalu menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik sebagai himpunan etika profesi kewartawanan agar dapat menghasilkan karya-karya tulis yang positif serta penyebaran informasi, dan pembentuk opini harus dapat melaksanakan sesuai asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya dengan sebaik-baiknya.

“Pers yang profesional selalu menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, dan harus berperan ikut menjaga ketertiban yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan,” tutup Praktisi pada Kantor Hukum AM Munir & Rekan. @Kasman.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *