Rehabilitasi Jalan Poros Motaha Lambuya Kec. Puriala

  • Bagikan

KONAWE – Pekerjaan jalan di kec. Puriala yang sedang berjalan itu tak lepas dari sebuah perjuangan yang melelahkan di mana pada tahun 2020 aktivis muda puriala melakukan pergerakan pemboikatan jalan sehingga terealisilah awal pekerjaan jalan kurang lebih 1 km di tahun 2021 setelah itu di tahun 2021 lagi aktipis muda puriala yang tergabung dari beberapa desa sekecamatan puriala melanjutkan perjuangan mereka yang belum selesai mereka melakukan pemboikotan jalan selama 9 malam 10 hari di desa Wonua Morome

Salah satu koordinator aktipis pemuda purialah yang biasa di sapa Widodo menceritakan bagaimana perjuangan mereka menuntut agar pemprov sulawesi tenggara melakukan perbaikan jalan di sepanjang lintas kec. Puriala.

Widodo menuturkan kepada awak media kami bahwa perjuangan ini berawal di tahun 2020 dan lanjut di tahun 2021 mereka mendirikan tenda di tengah jalan tepatnya di desa wonua morome selama 9 malam 10 hari mereka memboikot jalan dan tidak bisa di lalui oleh pengguna jalan pada umumnya.

Widodo juga menjelaskan bahwa kegiatan pemboikotan jalan sempat menghadapi beberapa perlawanan dari pengguna jalan tapi berkat kegigihan dari aktipis muda purialah sehingga tahun ini membuahkan hasil dan terealisasilah pekerjaan rehabilitasi jalan sepanjang 1700 meter serta pembuatan irigasi dan total anggaran secara keseluruhan kegiatan mencapai 3.283.111.000 (tiga miliar dua ratus delapan puluh tiga juta seratu sebelas ribu rupiah).

Kegiatan ini akan ada lanjutannya di tahun 2023 pengaspalan sepanjan 3000 meter dan ini suda ada bocoran dari pemprov sultra melalu binamarga menurut kontraktor yang memenangkan tender pekerjaan rehabilitasi jalan motaha lambuya menurut Nudin sebagai pengawas lapangan CV. Tiga Putri tandasnya. @edy

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.