Beranda Berita Terbaru Rencana Kurangi APBD, Bupati Kaimana Menuai Protes

Rencana Kurangi APBD, Bupati Kaimana Menuai Protes

0

PAPUA BARAT – Terkait statement bupati kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Drs. Matias Mairuma pada kegiatan Focus Group Discussion beberapa waktu lalu yang menyatakan, akan mengusulkan ke kementrian keuangan untuk mengurangi anggaran dari 1 Triliun di kurangi turun hingga 900miliar, menuai protes dari perwakilan mahasiswa Kaimana.

Kepada buserkriminal.com, Selasa 16/07/2019, atas nama perwakilan mahasiswa Kaimana, Candra Furima mengatakan, tidak tepat jika bupati mengeluarkan statement apalagi sampai terekspose ke media. “Ini sama saja, bupati mempersentasekan kegagalan kepemimpinannya sendiri ke publik “, ucapnya

Masih kata Candra, meskipun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 terdapat Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) mencapai Rp 140M. Namun seharusnya bupati melihat kebutuhan daerah dan kemudian melakukan evaluasi ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukan membatasi apalagi mengurangi anggaran yang sudah ada, ini akan memperburuk keadaan. “Sementara di daerah-daerah lain justru berlomba-lomba untuk dapat menambah APBD, tapi di kabupaten Kaimana, oleh bupati APBD mau mengurangi, ini sangat tidak tepat”, papar ketua Cabang GMNI Manokwari.

Kata Candra, sebetulnya, bila APBD kabupaten Kaimana sebesar 1 triliun, harusnya ada perubahan perkembangan pembangunan di kabupaten Kaimana, namun kenyataannya hampir tidak ada. ” ini patut di pertanyakan. Apakah lemahnya kontrol DPR terhadap eksekutif, ataukah OPD yang ada tidak dapat memanfaatkan secara baik anggaran yang ada “, cetusnya.

Kaitan dengan itu, dia berharap agar bupati dan DPRD lebih jelih melihat persoalan ini, bukan melihat soal kelebihan anggaran, tapi yang perlu dilihat dan perlu di evaluasi adalah kelemahan dalam mengelolah anggaran itu sendiri, agar kedepan lebih baik lagi, pintanya.

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.