banner 728x250

Saat Laksanakan PPKM Darurat, Polsek Bekasi Utara Amankan Pelaku Pembawa Senpi Rakitan dan Sajam

  • Bagikan

BEKASI, buserkriminal.com – Sebagai bentuk kepedulian Polri dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Bekasi Utara Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan pelaku yang membawa senjata api (senpi) rakitan dan senjata tajam (sajam) saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Selasa (6/7/2021).

Dalam kegiatan PPKM Darurat tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bekasi Utara Kompol Gun Gun Gunadi SH guna memberikan teguran kepada masyarakat dan anak-anak nongkrong yang melintas di wilayah hukum Polsek Bekasi Utara.

Disaat pelaksanaan PPKM Darurat terlihat sekelompok warga masyarakat yang saling kejar mengejar dengan menggunakan tiga mobil serta berusaha kabur. Saat patroli melintas di wilayah tersebut, Bripka Anggar Wahyudin SH bersama rekannya mengejar mobil yang kabur.

“Saya mengejar mobil Honda CRV warna Silver dengan plat nomor B 2147 FBA yang berusaha kabur dengan cara menggedor-gedor kaca mobil sampai akhirnya mobil tersebut bisa dihentikan karena macet, dan mendapati 4 orang di dalam mobil tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkannya, usai menghentikan mobil tersebut kemudian menarik kunci mobil Honda CRV tersebut dan memaksa pengendara tersebut untuk turun dan diperiksa. Namun, terjadi bersitegang dan perlawanan khususnya supir dan sebelah supir berinisial Bas.

Bahkan Bas sempat berlaku kasar dan menantang polisi dengan kata-kata. “Saya dari Ormas Gibas, bapak jangan macam-macam. Lalu saya jawab, negara ini negara hukum memang kalau ormas kalian kebal dari hukum?” jelasnya.

Menurutnya, mereka tetap berusaha untuk jalan meskipun dipaksa untuk keluar. Hingga akhirnya mereka kembali melawan dan mengancam  petugas akan dilaporkan karena memberhentikan mobil secara paksa.

“Kemudian saya tarik kalung yang ada di leher Bas yang mengakibatkan dia terjatuh, lalu saya periksa di badan dan perutnya teryata ada tas pinggang. Setelah saya tarik dan saya periksa teryata di dalam tas itu ada senjata api rakitan dengan amunisi 4 (empat) butir. Kemudian saya berteriak dan memanggil rekan lainnya,” tambahnya.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan Er juga ditemukan sajam jenis pisau kecil (badik) didalam tasnya. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan di dalam kendaraan Honda CRV. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan 2 bilah pisau dan 1 bilah pedang yang di gunakan untuk menyerang atau tawuran.

Adapun identitas dari keempat orang yang diamankan Sa, Bas, EM, dan K serta mengamankan barang bukti yakni, Honda CRV warna Silver dengan plat nomor B 2147 FBA, 1 (Satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan amunisi 4 butir, 1 (Satu) bilah pedang, 1 (Satu) bilah pisau besar, 2 (Dua) bilah pisau kecil / badik, dan 3 (Tiga) unit HP.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas melaporkan kepada Kapolsek Bekasi Utara dan Padal untuk mengamankan keempat orang pelaku dan barang buktinya diserahkan ke Polres Metro Bekasi Kota. Dimana, mengingat yang diamankan anggota ormas yang memiliki massa yang cukup banyak. @yunus/red

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.