Beranda Berita Terbaru Spesialis Pembobol ATM Pentol Korek di Kudus Dibekuk Polisi

Spesialis Pembobol ATM Pentol Korek di Kudus Dibekuk Polisi

0

KUDUS, buserkriminal.com – Polisi bekuk dua pelaku aksi pengganjal kartu ATM dengan pentol korek di Kudus, Jateng.

Kedua penjahat ditangkap polisi usai beraksi tak jauh dari tempat kejadian perkara di gerai ATM di SPBU Hadipolo, Jekulo, Kudus, Senin (15/7/2019).

Pelaku adalah Andri Varianza (31) warga Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dan dan Untung Nurhasana (35) warga Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Kejadian berawal saat korban Setyo Hutomo, warga Desa Terban, Jekulo, mendatangi gerai ATM SPBU Hadipolo untuk mengambil uang. Saat memasukkan kartu di ATM tersebut ternyata bermasalah. Rupanya ATM tersebut telah diganjal korek oleh pelaku.

Saat korban kebingungan karena mesin ATM macet, kedua pelaku mendatangi korban berpura-pura hendak membantu korban. “Korban diminta memasukkan nomor PIN sembari mengalihkan perhatian korban,” papar Kapolres Kudus AKBP Saptono.

Begitu korban sudah teralihkan perhatian, pelaku memberi kartu ATM palsu ke korban. Pelaku dari komplotan Palembang ini meminta korban lapor ke BRI terdekat. Usai korban meninggalkan lokasi, pelaku segera beraksi.

“Ada Rp 10 juta yang ditransfer dari rekening korban ke rekening pelaku, karena transaksi transfer kan dibatasi Rp 10 juta,” kata Saptono.

“Pelaku sudah kami buntuti sejak Mei 2019. Pelaku sudah pernah beraksi dan pernah mendapatkan Rp 50 juta,” lanjutnya sembari mengatakan bahwa dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai Rp 10 juta dan 42 kartu ATM.

Pelaku Untung kepada media dan polisi mengatakan dia melakukan aksi bobol uang dengan ganjal mesin ATM dari kanal YouTube. “Belajar bobol ATM dari YouTube,” kata Untung.

Dia mengaku hasil atau jumlah terbanyak dari aksi bobol ATM yakni Rp 50 juta. “Rp 50 juta. Uangnya buat liburan, karaoke,” pungkas dia.@hms

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.