Terkait Rakor DAK SD/SMP 2021 di Hermes One Subulussalam, Disdik Kab. Aceh Singkil Diduga Langgar Prokes

  • Bagikan

ACEH – Dinas Pendidikan Kab. Aceh Singkil melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) di Pemerintah Daerah Dana Alokasi Khusus (DAK) Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP) di Hotel Hermes One Kota Subulussalam, Rabu (17/11/2021).

Dari hasil konfirmasi awak media ini dengan Ketua Panitia Rapat Aksi mengatakan sudah seminggu kegiatan ini dilaksanakan, dan peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 68 SD dan 21 SMP yang mendapat bantuan DAK Fisik Pendidikan 2021.

Berkenaan dengan Rakor yang dilaksanakan oleh Disdik Kab. Aceh Singkil tersebut, terlihat beseberangan dengan Misi Pemko Subulussalam yang sedang berupaya keras memutus rantai penularan Corona Virus -19 dengan gencar mensosialisasikan tetap taat Prokes (Mencuci Mangan, Jaga Jarak, Pakai Masker) dan suntik Vaksin terhadap Masyarakat bahkan kepada Pelajar disekolah.

Bukan hanya sebatas itu, upaya yang dilakukan Pemko Subulussalam memutus penyebaran Covid-19 dilakukan razia bahkan menjadikan memakai masker dan suntik vaksi sabagai syarat untuk mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) seperti yang sedang diberlakukan oleh Dinsos Kota Subulussalam saat ini.

Ironis, Tertangkap kamera tampak Peserta Rakor yang dilaksanakan Disdik Kab. Aceh Singkil di Hotel Hemes One, bisa dikatakan tamu di kota Subulussalam tidak menggunakan Masker, seakan memberi isyarat masa Pandemi Covid-19 sudah berakhir serta diperbolehkan melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).

Menyikapi dugaan pelanggaran Prokes peserta Rakor tersebut saat dikonfirmasi dihari yang sama Kasubbag Program Mahidin menyanggah dan mengatakan, ” kami sudah melengkapi fasilitas prokes seperti Hand Sanitizer, Masker, namun mungkin karena kelalaian sehingga peserta tidak menggunakan masker pada saat awak media datang, pun begitu besok akan kami tekankan kembali untuk menggunakan Masker”, ujarnya.

“Dihari pertama kami dan peserta saat pembukaan acara memakai masker semua, dan kami melaksanakan kegiatan Rakor ini di Kota Subulussalam (Hermes One) untuk berbagi rezki dengan warga pemko”, ujar Mahidin lagi menambahkan.

“Kegiatan dalam Rakor ini membahas tentang Dapodik Sekolah, Aset, Sosialisasi DAK 2021 dan Penyusunan usulan DAK tahun 2022. Selam 4 (hari) kegiatan ini dilaksanakan menelan biaya 200 juta, bukan seminggu”, Pungkasnya Aksi dan Mahidin menutup.

Sementara itu Khalil Kadisdik Kab. Aceh Singkil saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kami (18/11/2021) mengatakan, “Wassalam. Saya hadir dalam acara prosesi pembukaan & saya tidak menemukan ada pelanggaran protkes, apakah setelah itu mereka abai saya belum tahu, Maaf”, balasnya singkat.

Sampai berita ini naik ke redaksi Azmi Sekda Kab. Aceh Singkil hanya mengatakan, ” Tmksh informasi nya”, jawabnya singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp dihari yang sama, Kamis (18/11/2021).

Sabirin Siahaan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.