Beranda Laporan Utama Tingkatkan SDM Polri, Kabid Humas Polda Bali Gelar Pelatihan Jurnalistik

Tingkatkan SDM Polri, Kabid Humas Polda Bali Gelar Pelatihan Jurnalistik

31
0
BERBAGI
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si

DENPASAR, buserkriminal.com – Di era keterbukaan informasi publik dan digital ini, perkembangan media mengalami kemajuan yang begitu pesat. Masyarakat luas dengan cepat dan mudah mendapatkan informasi dari media sosial dan online. Sayang, kemajuan teknologi ini akan menjadi berbahaya apabila digunakan oleh orang jahat.

Orang yang tidak bertanggungjawab dengan sengaja menyebarkan berita hoax dengan motif dan tujuan tertentu. Agar masyarakat tidak menjadi korban berita hoax, Humas Polri yang Promoter harus memberikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan mottonya, yaitu “Dipercaya, Partisipasi dan Obyektif”.

Atas hal tersebut, Bidang Humas Polda Bali menggelar pelatihan teknik penulisan berita dan peningkatan kemampuan jurnalistik fotografi di Gedung Rupatama Polda Bali, Kamis (22/11). Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari personel Humas Polres dan pengemban fungsi PID Satker Polda Bali.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dihadiri Karo PID Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Drs. F.F.J. Mirah, Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Pol. Drs. Cahyo Budi Siswanto, M.H., Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. dan Kasubbid PID Bidhumas Polda Bali, AKBP Syamsudin, S.E., M.H.

Dalam pelaksnaannya, para peserta dilatih oleh dua orang instruktur yang berkompeten dibidangnya. Lukman dari media News Corp memberikan materi tentang teknik menulis berita. Sedangkan teori dasar dan teknik foto jurnalistik disampaikan oleh I Wayan Juniarta dari Jakarta Post.

Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. mengatakan, peran media sangat penting dalam memberikan edukasi, sosialisasi promosi dan wawasan global kepada masyarakat. Bahkan dapat menggiring opini publik secara frontal. Melihat betapa potensialnya media massa itu, Polri sebagai aparat negara harus lihai dalam bersikap.

“Perkembangan media tidak boleh dianggap sebagai ancaman. Justru, kita jadikan media sosial sebagai peluang atau kesempatan untuk meningkatkan pelayanan dan mendekatkan diri kepada masyarakat,” jelas Kabid Humas.

Menurut Kabid Humas, pelatihan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri khususnya jajaran Humas Polda Bali. Dimana, hasil karya foto jurnalistik merupakan media bagi para jurnalis untuk menyampaikan sebuah informasi kepada publik.

“Saya berharap kepada para peserta agar mengaplikasikan ilmu atau materi yang didapat dari instruktur. Hasil foto jurnalistik yang bagus dan penulisan berita yang benar diharapkan mampu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga informasi yang diberikan dapat diterima oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si.

Hal senada juga disampaikan oleh Karo PID Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Drs. F.F.J. Mirah. Mantan Karo SDM Polda Bali ini meminta kepada seluruh peserta agar melaksanakan tugas kehumasan dengan baik, sehingga Polri semakin dipercaya dan Promoter (Profesional, Modern dan Dipercaya). Di tahun politik ini, Humas harus lebih aktif melaksanakan patroli cyber untuk mendeteksi akun yang kerap menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian.

Dijelaskannya, saat ini Humas masih berada di bawah Satker Spripim. Namun, tahun depan akan terjadi perubaha, dimana Humas akan menjadi Satker yang berdiri sendiri.

“Nantinya akan ada perubahan struktur organisasi di fungsi Humas, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek. Di tingkat Polda akan ada Kasubbid Multimedia yang membawahi Kaur Produk Kreatif, Kaur Pantau dan Analisa serta Kaur Disinfo Digital. Selain itu ada juga Kaur Keuangan,” terang Karo PID Divisi Humas Polri.

Terkait dengan pelatihan ini, jenderal bintang satu di pundak ini meminta kepada seluruh peserta untuk serius mengikuti dan mendengarkan penjelasan instruktur. Bahkan sejak bertugas di Humas, ia mengaku mulai berlatih memotret dengan mencari angle yang tepat agar mendapatkan foto yang terbaik.

“Hasil foto yang bagus tidak hanya ditentukan oleh teori atau teknik dalam pengambilan gambar. Yang paling penting adalah peralatan kamera itu sendiri. Untuk itu, kamera harus dirawat dan dibersihkan setiap saat,” pesan Brigjen Pol. Drs. F.F.J. Mirah, Pungkasnya ( Agus )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.