Tulang Bawang Siap Gelar PTM

banner 468x60

TULANG BAWANG, buserkriminal.com –  Mulai Rabu 11 Mei 2022, seluruh Satuan Pendidikan Mulai tingkat Paud/TK, SD hingga SMP Negeri maupun swasta di Kabupaten Tulang Bawang diperbolehkan mengelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Diperbolehkannya seluruh Satuan Pendidikan mengelar PTM, sejak adanya edaran Pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan Setempat yang ditujukan kepada seluruh Penyelenggara Pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang.

Surat Pemberitahuan yang ditandatangani Kadisdik Ristu Irham bernomor: 420/tertanggal 9 Mei 2022, menyebutkan jika saat ini pada wilayah Kabupaten Tulang Bawang situasi penyebaran Covid-19 dapat terkendali sehingga semakin membaik berada pada level 2.

Pembelajaran Tatap Muka atau PTM dapat dilaksanakan secara penuh namun dengan tetap memperhatikan dan menerapakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara penuh.

Lama Pembelajaran yang wajib dilaksanakan Satuan Pendidikan Maksimal Enam Jam Pelajaran untuk Satuan Pendidikan tingkat SD dan Tingkat SMP, sementara untuk tingkat Anak Usia Dini dilaksanakan maksimal Dua Jam.

Dalam PTM, seluruh siswa-siswi diperbolehkan untuk membawa bekal masing-masing mengingat kantin maupun pedagang belum diperbolehkan beroperasi.

Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Tulang Bawang untuk mengatur dan mengawasi pedagang yang berjualan di luar gerbang sekolah agar turut menerapkan Prokes.

Dihubungi terpisah, Kadisdik Ristu Irham membenarkan jika pada Rabu 11 Mei 2022, PTM dapat dilaksanakan serentak pada seluruh Satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP Negeri maupun swasta di wilayah kabupaten setempat.

“Ia Benar tepatnya Rabu 11 Mei, seluruh sekolah mulai mengelar PTM. Kami sudah edarkan surat pemberitahuan kepada seluruh sekolah maupun pengawas agar masing-masing sekolah mempersiapkan berbagai keperluan agar pelaksanaan PTM berjalan lancar. Alhamdulillah semua sekolah 100 persen siap melaksanakan PTM,” jelas Ristu.

Dikatakan Ristu, sebelum diterbitkanya surat Pemberitahuan kepada seluruh Satuan Pendidikan, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan rapat meeting zoom dengan pihak kementrian.

“Dari pihak kementrian mempersilahkan daerah level satu atau dua melaksanakan PTM, dan setelah saya laporan dengan Ibu Bupati Winarti, beliau mengizinkan jika kita melaksanakan PTM 100 persen. Namun, Ibu Bupati Winarti mewanti-wanti agar wajib disiplin Prokes karena kasihan dengan anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, dalam PTM nantinya seluruh satuan pendidikan wajib menerapkan Prokes ketat,dan menjalankan PTM sesuai SOP yang telah ditentukan.

Seperti lanjutnya bagi satuan Pendidikan anak usia dini hanya maksimal Dua Jam, Pembelajaran sementara satuan pendidikan tingkat SD dan SMP maksimal Enam Jam.

“Insya Allah semua berjalan lancar,PTM full dilaksanakan pada seluruh satuan Pendidikan dibawah naungan Disdik dengan pengawasan oleh Tim Satgas Covid-19, internal Disdik,” urainya.

Untuk itu, sambung Ristu, pihaknya menghimbau sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat, Orang Tua, Wali Murid dan pemangku kepentingan agar turut serta mensosialisasi kan kepada seluruh masyarakat agar memberikan pemahaman pentingnya menerapkan Protokol Covid-19.

“Karena dengan Disiplin Prokes kita bisa menghindari terjadinya sebaran Covid-19. Sekarang kita aman, namun kita harus tetap waspada dan Siaga dengan begitu kedepan tidak ada lagi Covid-19, sehingga kegiatan belajar dan mengajar kembali berjalan Normal, Amin,” pungkasnya. @HR

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.