Beranda Laporan Utama Warga Ketapang Kembali Keluhkan Harga Elpiji 3Kg Mahal 

Warga Ketapang Kembali Keluhkan Harga Elpiji 3Kg Mahal 

9
0
BERBAGI

KETAPANG, buserkriminal.com – Mahalnya harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Ketapang kembali di keluhkan warga.

Salah seorang Ibu rumah tangga di Sukaharja kecamatan delta pawan ketapang awasan Kartini menyatakan ditingkat pengecer Gas 3 Kilogram dijual dengan harga bervariasi bahkan terjadi perbedaan antara siang dan malam, kalau siang hari di jual Rp25 ribu tapi kalau sudah malam di jual seharga Rp30 ribu.

Kartini’ mengatakan, alasan penjual menetapkan harga mahal karena saat ini gas 3 kg sulit di dapat.

Salah seorang pemilik kedai kopi di Pasar baru ketapang , Joni juga menyampaikan keluhan serupa menurutnya harga Gas 3 kg yang Ia beli sudah cukup mahal, Ia harus membeli Rp25 ribu pertabung. “Barangnya pun sekarang agak langka,” ungkapnya, Minggu (225/11/2018).

Menanggapi kelangkaan Gas epiji 3 Kg ini anggota DPRD kabupaten Ketapang   Kalimantan barat matrozi meminta  Pertamina harus bertanggung jawab dengan masalah keluhan masyarakat tersebut, karena pihak pertaminalah yang  menangani masalah penyediaan energi.

“Selama ini Pertamina menyatakan sudah cukup tapi fakta lapangan berbeda, banyak warga yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi ini akibatnya harga naik, Saya fikir pertamina  harus turun kepangan untuk memantau distribusi LPG 3 Kilogram ini,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengatakan, Kalau pengawasanya berjalan baik oleh Pertamina tidak akan terjadi kelangkaan apalagi di ketapang sudah ada SPBE artinya untuk daerah harusnya terpenuhi.

“Kita berharap Pertamina dapat mengambil langkah secepatnya, apalagi saat ini kan  mendekati natal dan tahun baru kebutuhan masyarakat untuk energi cukup tinggi, kasihan masyarakat ini terjadi di kota, bagaimana masyarakat yang di kampung- kampung pasti mereka lebih sulit lagi,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang H, Farhan SE MSI menyatakan pihaknya telah membahas masalah ini dengan pihak agen dan distributor agar penyaluran gas LPG 3 kilogram berjalan baik.

“Kita minta LPG harus selalu tersedia, bila ada hambatan secepatnya kita diinformasikan,” ujar Farhan .

Diakui Farhan memang ada keluhan dari para Ibu rumah tangga mahalnya gas 3 kilogram dan mulai sulit mendapatkanya.

“Pertamina tidak dapat mengambil tindakan pada pengecer karena ini ranahnya disperindag kita hanya dapat menindak pangkalan saja,” ujarnya.

“Ke depan harusnya ada tindakan tegas dari Disperindag terhadap para pengecer yang menjual Gas 3 Kg ini, tapi kalau ada pangkalan atau agen yang menjual gas bersubsidi ini diatas HET kita yang akan tegur mereka,” tandasnya. ( Abdul maid dh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.