Beranda Berita Terbaru WNA Jerman Hilang Saat Lakukan Aktivitas Selam di Desa Pemuteran Bali

WNA Jerman Hilang Saat Lakukan Aktivitas Selam di Desa Pemuteran Bali

0

SINGARJA, Buserkriminal.com –Seorang instruktur WNA asal negara Jerman bernama Bernd Klaus Walzinger Denren (60) saat melakukan Diving di Bioroek di desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak pada minggu (30/9) sekitar pukul 13.00 wita dikabarakan hilang diperairan laut desa setempat.

Informasi yang dihimpun, sebelumnya Bernd Klaus Walzinger Denren telah melakukan aktivitas tersebut sekitar pukul 09:00 wita di lokasi Tangkad Jaran di Desa Pemuteran, Bernd Klaua menuju titik selam menggunakan skuter air. Setelah cukup lama melakukan aktivitas penyelaman, pria yang dikabarkan sudah biasa menyelam di kedalam 100 meter ini, malah tidak muncul kepermukaan.

Tim SAR dalam pencarian WNA yang hilang

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan ke pihak terkait. Dari laporan itu, anggota Sat Pol Air Polres Buleleng bersama Tim Basarnas, langsung melakukan pencarian disekitar perairan Pemuteran.

Bernd Klaus yang tinggal di Banjar Dinas Beluhu Kangin, Tulamben Kubu, Karangasem ini langsung TIM gabungan dari Satpol Air Polres Buleleng melakukan upaya pencarian bersama Basarnas masih berupaya melakukan pencarian pria paruh baya ini.

Semua titik-titik lokasi yang diduga sebagai tempat menghilangnya korban Bernd Klaus ditelusuri oleh petugas tim gabungan sejak siang hari pasca menerima laporan, namun hingga pukul 18.00 wita sore, keberadan Bernd Klaus belum bisa ditemukan.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kasat Pol Air Polres Buleleng, AKP. Putu Aryana mengatakan, Bernd Klaus yang merupakan warga berkebangsaan Jerman diduga hilang diseputaran perairan Desa Pemuteran tepatnya di titik Tangkad Jaran. “Sampai saat ini masih dilakukan pencaria,” ungkap AKP. Aryana, Minggu (30/9) sore.

Menurut Aryana, anggota Sat Pol Air Polres Buleleng bersama Tim SAR gabungan dari Buleleng dan Jembrana dan sejumlah penyelam, sudah berupaya keras melakukan pencarian di seputaran perairan Desa Pemuteran. “Sejak pukul 13.00 wita siang kami terus memantau semua sudut perairan di Pemuteran dan sekitarnya, namun keberadaan korban belum kami temukan,” jelas AKP. Aryana.

Jika ternyata masih belum ditemukan dan kondisi mulai gelap, sambung Aryana, maka pencarian akan dihentikan dan dilanjutkan pada Senin (1/10) pagi. Dan itu lanjut Aryana, sudah sesuai dengan SOP yang ada. “Sesuai SOP jika kondisi gelap, pencarian dihentikan dan dilanjutkan besok. Kecuali posisi korban ditemukan maka kami lakukan evakuasi sekalipun hingga malam hari,” pungkas AKP. Aryana.(sumerta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.