oleh

YLBH Perpukad Siap Dampingi Masyarakat dari Persoalan Hukum

LAMSEL, buserkriminal.com – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Persatuan Pemuda Untuk Keadilan (PERPUKAD) Kesugihan, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) saat ini sedang menangani kasus tentang pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan yang tertuang dalam KUHP Pasal 310 dan Undang-Undang ITE Pasal 27 Ayat 3, Kamis (14/11/2019).

Hal tersebut berdasarkan keterangan dari Deasi Amalia, warga Palembapang, Kalianda, yang mengaku sebagai korban melaporkan dan menyerahkan perkaranya untuk di kuasakan kepada YLBH PERPUKAD agar dapat diselesaikan.

Kasus tersebut tentang apa yang di maksud dalam postingan DVA, warga Gang Palem, Kalianda diduga bahwa perbuatannya sudah melanggar tindakan Hukum. Yakni melanggar Undang-undang ITE dengan menyebarkan melalui jejaring media sosial dengan memposting sebuah foto dan tulisan yang berisi “2019 Zaman di mana cwe sering datang kerumah cwo… Duh kasian banget ya gimana perasaan ortunya kalau kelakuan anaknya cwenya diluar sana. Kali aja ada yang kenal sama tuh orang, biar bisa dinasehati.”

Ketua Umum YLBH Perpukad Al Amir Bukhori SH mengatakan, kami akan selalu siap mendampingi persoalan ini, siapapun, bagimana pun orangnya untuk diproses secara hukum.

Menurut Kuasa Hukum YLBH Perpukad yang diberikan kuasa menangani kasus ini, Lena Baiti Rusli SHI dan rekan-rekan mengatakan, kita akan menunggu kehadiran pihak pelaku untuk melakukan mediasi penyelesaian damai dan permohonan maaf terhadap korban.

“Sebab korban merasa tidak terima dengan apa yang sudah diperbuat oleh DVA yang diduga sebagai pelaku,” katanya.

Sementara pihak korban menjelaskan, jika pelaku tidak hadir untuk melakukan penyelesaian permohonan maaf terpaksa akan melanjutkan permasalahan ini ke pihak yang berwajib.

Menurut informasi, DVA yang diduga sebagai pelaku saat ini bekerja di Pulau Jawa dan akan hadir di Kantor YLBH Perpukad untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah diperbuat. @Nur Ismail

Komentar

News Feed